Berita Informasi
Home » Pos » Berita » Direktur Diktis Kemenag RI Buka Porsi Jawara I di Jember Tahun 2023

Direktur Diktis Kemenag RI Buka Porsi Jawara I di Jember Tahun 2023

IAIN Cirebon (Jember) – Direktur Pendidikan Tinggi Keagmaan Islam (Diktis) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Ahmad Zainul Hamdi, mengajak peserta Pekan Olahraga Seni, dan Ilmiah  se Jawa Madura (Porsi Jawara) bertanding secara fair dan sportif. Hal itu ditegaskan Prof. Inung, panggilan akrab Direktur Diktis saat menyampaikan gagasannya pada pembukaan Porsi Jawara Kesatu di Lapangan Imam Nahrowi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Rabu, 1 November 2023.

Diakui Prof. Inung, kegiatan Porsi Jawara sebagai ajang kompetisi merupakan perkara penting. Meski demikian, saling kenal mengenal, dan kerjasama jauh lebih penting menuju kelanggengan hidup pasca kuliah.

“Meraih piala itu penting, tetapi lebih penting tambahlah jumlah kenalan (sahabat) kalian,” ungkapnya.

Keberhasilan di masa depan, kata Prof. Inung, selalu berpihak kepada siapapun yang tekun berkolaborasi, memperbanyak teman, dan merawat keakraban. Bukan kemenangan semu ibarat berdiri sendiri (the last mind standing) mengira berhasil, alih-alih telah menghilangkan nyawa rekan sendiri.

“Kompetisi itu harus diimbangi dengan semangat berkolabrosi,” ungkapnya menasehati.

Tracer Study dan Reuni Akbar Alumni UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 2026 Dihadiri 1.250 Peserta, Bahas Pembangunan Jawa Barat Berbasis Panca Waluya

Tak terbayangkan, imbuh Prof. Inung, betapa sedih dan malu mahasiswa PTKIN, jika misalkan salah satu atlet dikabarkan patah kaki karena ulah kompetitornya.

Dia berpesan, agar rektor bidang kemahasiswa dan ketua kontingen terus bersiaga, mengantisipasi terjadinya konflik fisik antar peserta. Ingatkan, bahwa yang kita hadapi bukan musuh yang harus dimusnahkan, tetapi kawan yang selamanya wajib dirangkul.

“Hadirlah disini (Porsi Jawara) sebagai sahabat, dan kawan,” Pesannya bekali-kali.

Lebih lanjut Prof. Inung memotivasi, kekuatan dan kecerdasan tidak menggaransi kehidupan siapapun, melainkan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan (the most adaptable to the change), sebagai makna lain dari kolaborasi. Dia berharap, siapapun yang menang nanti, mampu meningkatkan keterampilannya melalui praktik nyata di tengah-tengah masyarakat.

“Kalau ada Qori yang menang atau tidak sekali pun, suatu saat saya ingin mendengarkan hasil rekaman mereka, agar saya bisa menikmati lantunan ayat-ayat itu sambil mengendari mobil,” pesannya berharap agar mahasiswa percaya diri dengan kemampuannya.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Lantik Pengurus IKA UIN SSC Masa Bakti 2026–2030

Foto bersama Direktur Diktis, Rektor UIN Khas Jember dan para Ketua Kontingen Porsi Jawara I

Tidak jauh berbeda dengan Prof. Inung, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hefni Zain menyampaikan, Unity in Diversity atau Persatuan di dalam Perbedaan sebagai tema Porsi Jawara kali ini memiliki 5 makna mendalam. Yaitu, Ta’aruf (saling mengenal), Tafaahum (saling memahami), Taroohum (saling menyayangi), Ta’awun (saling membantu). Kemudian yang terakhir, muncul Taghyir (perubahan), untuk mencapai tujuan hidup yang lebih baik.

Selain itu, Prof. Hefni mengutip pernyataan Direktur Diktis, terkait pentingnya meningkatkan standar dan level setiap kontingen.

Menurutnya, wejangan tersebut layak sebagai bahan evaluasi. Memang seharusnya capaian prestasi itu lahir dari proses-proses yang riil, bukan hasil rekayasa kecurangan, apalagi melalui lomba yang abal-abal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara nasional.

Pengalungan selendang kepada Ketua Kontingen oleh Rektor UIN Khas Jember dalam acara Open Ceremony Porsi Jawara I

Sebagai tuan rumah pelaksanaan Porsi Jawara, Prof. Hefni mengaku sering menyampaikan kepada tim pelaksana bahwa UIN KHAS Jember tidak harus menjadi juara umum.

Malah, Prof. Hefni mengulang pernyataannya, panitia itu harus menjadi pelayan terbaik, sebagai tuan rumah yang baik, dan menjunjung tinggi fair play dan sportivitas. Tujuannya, agar satu sama lain saling akrab, dan saling menguatkan.

Webometrics Januari 2026: UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Masuk 23 PTKIN Terbaik Indonesia

Yasyuddu Ba’duhum Ba’dhon,” pungkas Prof. Hefni seraya mengutip penggalan hadis tentang pentingnya saling menguatkan.

Sebagai informasi, Porsi Jawara untuk pertama kalinya diselenggarakan di UIN KHAS Jember. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi mahasiswa PTKIN se Jawa Madura, mulai dari cabang lomba olahraga, seni, dan ilmiah.

Dua tahun lalu, pelaksanan lomba se-Jawa Madura ini dikenal dengan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM). Karena akronim yang sulit diingat, akhirnya Forum Warek Tiga PTKIN se Jawa Madura bersepakat untuk diganti menjadi Porsi Jawara.

Kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon di ajang Porsi Jawara I di Jember

Sementara itu, Prof. Dr. Hajam, M.Ag, Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, menekankan pentingnya kerja sama antar-kampus dan antar-anggota kontingen. Beliau menjelaskan, “Kalian bukan hanya mewakili kampus masing-masing, tetapi juga mewakili Kementerian Agama. Mari tunjukkan sportivitas yang tinggi, rasa persaudaraan, dan sikap positif dalam setiap kompetisi. Jangan lupakan bahwa tujuan utama dari ajang ini adalah memperkuat tali persatuan dan persaudaraan di antara mahasiswa sebagai generasi emas penerus bangsa.” ungkap Prof. Hajam

 

Berita Populer

01

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

02

Pengumuman Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

03

UPZ Syarifah Mudaim Buka Program Beasiswa & Subsidi UKT 2026 Semester Genap

04

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Lantik 11 Dosen Baru, Rektor Tekankan Integritas dan Profesionalitas

05

Pengumuman Penerima Keringanan UKT

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

January 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Archives

Pos Terbaru