
UIN Siber Cirebon (Tegalgubug) – Suasana berbeda tampak di Lapangan MI Mi’barul Hidayah, Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Hari itu, ratusan siswa tampak antusias menyambut hadirnya Perpustakaan Keliling, hasil kolaborasi antara Kelompok KKN 94 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon, dalam rangka menumbuhkan budaya literasi di kalangan anak-anak sekolah dasar dan madrasah.(05/08).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN bertema “Literasi Baca Tulis Masyarakat”, yang digagas untuk menjawab tantangan rendahnya minat baca di era digital. Dengan menggandeng Perpustakaan Daerah, tim KKN 94 berhasil menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan edukatif melalui kegiatan membaca bersama, mengenal buku cerita anak, hingga permainan edukatif yang berkaitan dengan literasi.
Siswa-siswi dari kelas 1 hingga 6 MI Mi’barul Hidayah terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka tak hanya membaca buku, tetapi juga mendengarkan cerita yang dibacakan oleh para relawan mahasiswa KKN dan petugas perpustakaan, menciptakan atmosfer belajar yang penuh semangat dan keceriaan.
Saefudin, Kepala MI Mi’barul Hidayah, menyampaikan apresiasi tinggi atas program ini.
“Program ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan siswa kami. Kehadiran Perpustakaan Daerah memberikan motivasi baru bagi anak-anak untuk mencintai buku dan belajar dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Senada dengan itu, perwakilan dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan layanan literasi.
“Kami ingin menjangkau lebih banyak sekolah dan komunitas agar budaya membaca tumbuh sejak dini. MI Mi’barul Hidayah adalah contoh sekolah yang responsif dan penuh semangat,” tuturnya.
Ketua KKN 94 menambahkan bahwa perpustakaan keliling ini bukan hanya tentang buku, melainkan tentang membangun pengalaman menyenangkan dalam membaca, agar anak-anak tumbuh dengan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama, pemberian buku bacaan simbolis kepada pihak sekolah, dan harapan agar kolaborasi seperti ini terus berlanjut sebagai wujud nyata dari komitmen “Literasi untuk Semua.”