UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Wisuda Perdana Pasca-Transformasi, Menuju Kampus Unggul dan Berkelas Dunia

UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar prosesi wisuda sarjana, magister, dan doktor bertempat di salah satu hotel di wilayah Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu-Kamis, 26-27 Februari 2025.

Menariknya, ini merupakan prosesi wisuda perdana pasca kampus setempat bertransformasi kelembagaaan menjadi UIN Siber Cirebon yang sebelumnya IAIN Cirebon.

Prosesi wisuda UIN Siber Cirebon ini diikuti 951 wisudawan yang dilangsungkan selama dua hari. Di hari pertama diikuti 483 wisudwan, yang terdiri dari 230 wisudawan dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), 130 wisudawan dari Fakultas Syariah, dan 123 wisudawan dari Fakuktas Ushuludin dan Adab.

Sedangkan di hari kedua diikuti 468 wisudawan, yang terdiri dari 149 wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), 250 wisudwan dari Fakuktas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), lalu dari pascasarjana magister 60 wisudwan, dan doktor 9 wisudawan.

Dalam pidatonya, Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani MAg memegaskan, pihaknya memiliki visi untuk menjadi Universitas Islam Siber yang unggul dan berkelas dunia.

Dimana, lanjut Prof Aan, UIN Siber Cirebon ingin mewujudkan pendidikan masa depan yang menjadikan universitas sebagai pelopor dalam pengembangan sumber daya pendidikan Islam terbuka di dunia dengan tata kelola berbasis siber untuk keberlanjutan mutu dan layanan.

Kemudian, sambung Prof Aan, meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan pemikiran global untuk membentuk watak peradaban bangsa yang bermartabat, menghasilkan nilai tambah ekonomi, mengembangkan kolaborasi, meningkatkan layanan umum yang berkualitas.

“Kami juga menyelenggarakan program pendidikan jarak jauh dan pendidikan berbasis siber yang berjejaring, digital, dan virtual untuk menghasilkan sumber daya manusia dan lulusan yang kreatif dan profesional dengan pembelajaran berbasis multimedia digital,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Prof Aan mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah yang berjenjang yang dimulai sejak tahun 2021.

Ia memaparkan, pada periode 2024-2025 ini pihaknya tengah melakukan penguatan kelembagaan dan digitalisasi UIN Siber Cirebon.

“Kemudian pada periode 2026-2027 kami akan mengembangkan teknologi digital menuju UIN Siber Cirebon satu data,” terangnya.

Sementara, Wakil Rektor I UIN Siber Cirebon, Dr H Ayus Ahmad Yusuf SE MSi menambahkan, ini merupakan salah satu momen wisuda yang sangat berkesan, karena wisuda perdana kampus setempat setelah beralih status.

“Proses menuju wisuda perdana ini kan banyak yang dipersiapkan, salah satunya proses migrasi data, terus migrasi terkait akreditasi, dan itu namanya harus UIN Siber Cirebon semua, itu prosesnya lumayan lama ya,” jelas Ayus kepada suaracirebon.com.

Kendati banyak proses yang harus dilalui, sambung Ayus, pihaknya bersyukur dapat menyelesaikan semuanya hingga bisa menyelenggarakan wisuda tersebut tepat waktu.

Kemudian, sambung Ayus, ini menjadi kebanggaan karena UIN Siber Cirebon menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) pertama yang berstatus siber dan pihaknya bisa menunjukan serta melalui prosesnya dengan baik.

“Ini bisa membekali para wisudawan dengan khasnya kampus siber yang unggul itu bisa menjadi nilai tambah bagi mereka (wisudawan),” ujarnya.

Bahkan, Ayus memaparkan, terkait kampus siber ini pihaknya membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam proses pembelajaran dengan menggunakan sistem digital.

“Hampir di semua lini kita menggunakan sistem pembelajaran (digital), selain adanya PJJ (pendidikan jarak jauh, kita juga menyelenggarkan layanan-layanan kepada yang non PJJ juga sama kualitasnya, baik dari sumber belajar, media pembelajaran, terus modul-modul, itu sama persis,” jelasnya.

Dalam menuju kampus yang bertaraf dunia, Ayus menegaskan, pihaknya terlebih dulu akan memastikan UIN Siber Cirebon mendapat predikat unggul. Karena, dalam waktu dekat kampus ini akan menjalani proses akreditasi.

“Setelah mendapat akreditasi unggul ini, kami akan menginternasionalisasi UIN Siber Cirebon. Kami akan menggunakan standar-standar penjaminan mutu yang sifatnya internasional, itu salah satunya,” pungkas Ayus.