Sesi fotobersama Dr. H. Saefudin, M.Ag (Wadek III), Masri’ah, M.Ag (Kajur PBA), Maman Dzul Iman, M.Ag (Sekjur PBA), Ust. Moh. Abduttawwab, S.H (Narasumber) dan perwakilan UKK dan UKM mahasiswa pada kegiatan Workhsop Peringatan Hari Bahasa Arab dengan tema ” melesatkan eksistensi bahasa arab di era milenial” di ruang Auditorium Pasca Sarjana IAIN SNJ Cirebon .

Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Workhsop Peringatan Hari Bahasa Arab dengan tema ” melesatkan eksistensi bahasa arab di era milenial” di ruang Auditorium Pasca Sarjana IAIN SNJ Cirebon, Lantai III, Jl Perjuangan Kota Cirebon. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr. H. Saefudin, M.Ag (Wadek III), Masri’ah, M.Ag (Kajur PBA), Maman Dzul Iman, M.Ag (Sekjur PBA), Ust. Moh. Abduttawwab, S.H (Narasumber) dan peserta yang terdiri dari mahasiswa PBA dan BSA sebanyak 450 mahasiswa. Sebagai ketua pelaksana Anisa Nurjanah. Kamis (19/12)

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Dr. H. Saefudin, M.Ag, (Wadek III), dalam pemaparannya disampaikan bahwa, setelah bahasa Arab ditetapkan sebagai Bahasa internasional oleh PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa), Bahasa Arab kian dicari dan digemari banyak pihak untuk berbagai keperluan.  Kemudian juga di era milenial,  bahasa Arab sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Membuat Bahasa Arab kini sudah mulai dikonsumsi seluruh masyarakat dunia.
Dalam dunia pendidikan, pembelajaran bahasa Arab hanya diberikan di sekolah yang berbasis Islam atau madrasah. Namun saat ini sekolah yang tidak berbasis Islam sudah memasukkan mata pelajaran bahasa Arab, meskipun terkadang masih dalam kategori muatan lokal. Belum lagi banyaknya privat bahasa Arab yang saat ini sudah menjamur di luaran. “Bahkan saya punya giri yang pernah berkata kepada saya, jika dirinya ingin menjadi khodimnya bahasa Arab sepanjang hidupnya,” (Wadek III).
Bagikan ini: