Rapat Senat Terbuka Magister dan Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon Ke-XX Tahun 2019 (Hari Kedua)

Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag (Rektor) menyampaikan sambutannya pada Rapat Senat Terbuka hari kedua Wisuda Sarjana dan Magister Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Ke XX dengan tema ” Meneguhkan Sarjana Muslim yang Toleran dan Berjiwa Ulil Albab“. Kamis (17/10)

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Magister Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Ke XX dengan tema ” Meneguhkan Sarjana Muslim yang Toleran dan Berjiwa Ulil Albab“, kegiatan dilaksanakan di Hotel Aston Cirebon selama dua hari tanggal 16-17 Oktober 2019. Dalam wisuda kali ini, sebanyak 1001 mahasiswa mengikuti prosesi wisuda yang dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama, sebanyak 440 mahasiswa dari Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (F-UAD) dan Fakultas Ekonomi Syariah Islam (F-SEI) mengikuti prosesi wisuda di hari pertama. Sementara hari ke dua atau hari ini, semuanya akan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (F-ITK). Kamis (17/10)

Dr. H. Farihin Nur, M.Pd (Dekan F-SEI) secara simbolis memberikan ijazah kelulusan sekaligus memberikan selamat kepada wisudawan yang dilantik pada Rapat Senat Terbuka hari kedua Wisuda Sarjana dan Magister Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Ke XX dengan tema ” Meneguhkan Sarjana Muslim yang Toleran dan Berjiwa Ulil Albab“. Kamis (17/10)

Menurut Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag, keunikan tersebut terdapat pada mahasiswa yang diwisuda yaitu berjumlah 1001. Sehingga mengingatkan dirinya pada suatu kisah 1001 malam yang banyak digemari masyarakat dan tentunya memiliki banyak makna. Untuk itu, berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya menginginkan agar para wisudawan dan wisudawati ini dapat memberikan kejutan terkait prestasi dan lompatan pemikiran brilian yang dapat memberikan kejutan kepada semua pihak, baik untuk kampus maupun masyarakat. Selain itu, kisah 1001 malam ini pun menekankan dalam 3 hal kepada para pembaca yang dapat diambil manfaatnya. Yaitu, suatu masalah akan selalu ada penyelesaiannya, keteguhan akan membuat suatu masalah mencapai penyelesaiannya, dan kekuatan batin dapat membantu untuk mempertahankan keteguhan. Sehingga, dengan makna tersebut mahasiswa yang diwisuda ini diharapkan dapat optimis dalam berbagai aktivitasnya setelah diwisuda, baik yang bekerja ataupun yang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Farihin Nur, M. Pd mengatakan sebanyak 561 mahasiswa diwisuda dari sembilan jurusan yang ada di FITK. Menurur Farihin, wisuda kali ini juga merupakan wisuda yang terbesar yang dilaksanakan oleh lembaga. Farihin menyampaikan beberapa harapan kepada wisudawan yang sejatinya disiapkan menjadi calon pendidik. Hal pertama yang harus dilakukan, kata Beliau, yakni para lulusan atau wisudawan dari FTIK ini diharapkan bisa memberikan harapan bagi peserta didik. Selanjutnya Farihin mengatakan, wisudawan lulusan FTIK ini juga diharapkan menjadi pendidik yang bisa memberikan inspirasi bagi peserta didiknya.

Foto bersama wisudawan terbaik F-SEI dengan  Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag (Rektor) dan Dr. H. Saefudin Zuhri, M.Ag (Wakil Rektor I) pada Rapat Senat Terbuka hari kedua Wisuda Sarjana dan Magister Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Ke XX dengan tema ” Meneguhkan Sarjana Muslim yang Toleran dan Berjiwa Ulil Albab“. Kamis (17/10).
Bagikan ini: