Asessment Lapangan Prodi PBA IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Unsur pimpinan Dekanat FITK mengikuti kegiatan Akreditasi LAMDIK Prodi PBA secara offline bertempat di ruang rapat dan munaqasyah Jurusan PBA Lantai 5 Gedung SBSN FITK kampus setempat.

Prodi Pendidikan Bahasa Arab (P-PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Akreditasi LAMDIK Prodi PBA secara offline bertempat di ruang rapat dan munaqasyah Jurusan PBA Lantai 5 Gedung SBSN FITK kampus setempat. Kegiatan dihadiri oleh Dr. H. Saefudin Zuhri, M. Ag (Warek I), Dr. Kartimi, M.Pd (Warek II), Dr. H. Farihin, M. Pd (Dekan FITK), Dr. H. Suteja, M.Ag. (Wadek I), Dr. Muslihudin, M.Ag. (Wadek II), Dr. H. Saifudin, M. Ag (Wadek III), Masri’ah, M. Ag (Kajur PBA) didampingi staff jurusan dan panitia.  Sebagai asessor kegiatan tersebut yaitu Prof. Dr. Abdul Munip, M. Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Studi Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan Prof. Dr. Muhbib Abdul Wahab, M. Ag. (Guru Besar UIN Jakarta). Kegiatan tersebut juga dihadiri tamu undangan Prof. Dr. H. Jamali, M. AgProf. Dr. Hj. Septi Gumiandari, M.Ag, Drs. H. Wawan Arwani, M.Ag (Ketua Senat), Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si. (Ketua LPM), Khasan Aedi, S.S., M.S.I. (PPB) dan alumni. Senin (24/10/2022)

 

Dr. H. Saefudin Zuhri, M. Ag (Warek I), dalam sambutannya menyampaikan PBA merupakan salah satu prodi tertua setelah penegrian. Setelah alih status dari swasta. Dibandingkan dengan UIN Bandung, lebih sepuh Cirebon secara de facto. Kepemimpinan di UIN Jawa Barat di Bandung. Risalah keilmuan bermula dari Cirebon, sementara risalah keadministrasian ke UIN Bandung. PBA memiliki keunggulan sebagai penciri IAIN Cirebon salah satunya ada program intensifikasi Bahasa Asing yaitu Bahasa Arab dan Cirebon, ditopang oleh PPB. Apapun prodinya, setiap mahasiswa harus mampu menjadi imam shalat berjamaah di waktu malam. Maka harus bisa membaca Alquran dan mengimami shalat. Baca tulis Alquran menjadi hal yang wajib. PBA ini akan diusulkan menjadi PJJ. Menyusul PJJ PAI yang saat ini sudah berjumlah 2.200 mahasiswa. Akses pendidikan tinggi semoga bisa terlayani. Data simpatika dalam jabatan, masih ada kurang lebih 5ribu yang belum S1.

Beliau juga menyampaikan harapannya, kepada asesor untuk memberikan masukan dalam rangka menentukan arah pengembangan. PJJ dijadikan sebagai fungsi negara untuk melayani. Terutama dalam melayani teman-teman yang butuh melanjutkan pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Agama. Dosen dari berbagai kampus dengan berbagai keahlian, melalui LMS untuk menjaga mutu dan standar.

Beliau mengucapkan terima kasih kepada alumni, mohon doa agar pelaksanaan mudah-mudahan bisa mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga.

Sementera itu Masri’ah, M.Ag (Kajur PBA) dalam sesi wawancara menyampaikan kegiatan tersebut merupakan akreditasi yang dilaksanakan Prodi PBA yang mana tahun sebelumnya pada masa beliau, Prodi PBA mendapatkan akreditasi A, dan pada saat ini pada periode kedua beliau menjabat diharapkan mendapat akreditasi yang unggul. “Alhamdulillah kitas sudah mempersiapkan cukup matang, sekitar dua bulan mempersiapkan semua data, kemudian submit, dan langsung Asessment Lapangan (AL) hari ini, kemudian kita bahu membahu untuk mengumpulkan data yang diperlukan dan diharapkan mendapat akreditasi yang unggul, karena suda 9 standar, karena kemarin kan 7 standar, dengan ini harapannya mendapat akreditasi yang unggul”.

Bagikan ini: