Student Mobility Program IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Foto Bersama Delegasi SMP IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Kasubbag Kemahasiswaan Diktis Kemenag RI dan Sekretaris Direktur Al Zuhri.

Peserta tim Student Mobility Program (SMP) perwakilan dari Mahasiswa/i IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Wahit Hasyim, M.Hum (pendamping), Nasrullah, M.Pd.I (pendamping), Cicik Zakiyaturrosidah (ketua senat mahasiswa), Deri Pramestio (ketua dewan mahasiswa), Rizka Fahma Sabila Haque (jurusan tadris bahasa inggris), Meta Nurosmifa (jurusan ilmu alqur’an dan tafsir) berkunjung ke Singapura dengan tujuan menghadiri pengajian tinggi al zohry dalam rangka Student Mobility Program (SMP) Kementrian Agama 2019 yang di pimpin oleh KASUBDIT. sarpras dan kemahasiswaan, tim SMP disambut oleh direktur Al Zuhry Mohammed Yasin Rozali. Secara umum, Al Zuhri terbuka untuk bekerjasama dalam penguatan kapasitas akademik dan kepemimpinan. Presentasi tentang strategi pendidikan di Singapura cukup menarik, Program ini dilaksanakan pada tanggal 24-30 november 2019. Selasa (26/11)

Adapun aspek sistem grade pendidikan Islam yaitu, kebijakan negara atas agama, toleransi yg diatur negara, sertifikasi ustadz yg terus diupdate secara tahunan (model kursus Pancasila untuk ustad demi ideologi nasional supaya singkron dengan agama), soal pengabdian masyarakat, dll. SMP diktis kemenag RI tahun 2019 diikuti oleh 118 peserta dari 38 ptkin se-indonesia 117 terdiri dari 1 rektor dr purwokerto 30 wakil rektor 3 dan struktural sebagai pendamping dan 86 para ketua senat mahasiswa dan dewan mahasiswa didampingi oleh kasi kemahasiswaan Amiruddin Kuba dipimpin oleh KASUBDIT, sarana prasarana dan kemahasiswaan, Ruchman Basori, M.Ag kunjungan pertama dari para tim student di negara kecil singapura.

Foto Kedatangan Dema PTKIN se-Indonesia di Singapura

Menurut beberapa informasi mengenai hal-hal yg terkait dengan Negara Singapura, seperti jumlah populasi kesuluruhan singapura (13,6 %Malay, 8,7% India, 75, 6% chinese, 2,1 % peduduk lainnya), di tahun 1965 Singapur berpisah dengan Malaysia. Dipaparkan pula oleh direktur az-zuhri bahwa dari 5.6 juta penduduk Singapura hanya 15% dari mereka yang beragama Islam. Meskipun minoritas, namun penganut yang lain tetap menghormati orang Muslim di Singapura. Komutinas Muslim di Singapura memiliki lembaga administasi sendiri yakni Administration of Muslim Low Act (AMLA), 1996, dan sama seperti Indonesia yang memiliki MUI (Majelis Ulama Indonesia) Singapura juga memiliki Majelis Ulama Islam Singapura (MUIS) 1968.
Institut Pengajian Tinggi Al Zuhri sendiri terhubung dengan Institusi dan mengunjungi beberapa perguruan tinggi dibebrapa negara, tim ini akan berkunjung ke 3 negara di kawasan asia yakni, institute higher for education Al Zuhri Singapura, Universitaas Slangor Malaysia, International Islamic University Malaysia (IIUM) Malaysia dan Fatani University Thailand.
Tujuan dari pelaksanaan program ini yaitu menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi international, sebagai bahan persiapan bagi ptkin yang akan go international dan Memperlajari tentang tatalaksana perguruan tinggi negara, tujuannya adalah sebagai supporting system bagi pengembangan iain menjadi UIN ataupun UIN menjadi international kampus, tidak hanya itu, tujuan dengan adanya program ini juga untuk mempersiapkan pembukaan kelas international di IAIN.

 

 

 

Bagikan ini: