Jurusan PAI Perluas Kerjasama MBKM, Jalin Kemitraan dari Riau hingga Medan

UIN Siber Cirebon – Dalam upaya mengimplementasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) telah memperluas jangkauan kerjasamanya dengan berbagai universitas Islam di Nusantara. Dalam dua bulan terakhir, dari Mei hingga Juni, PAI telah menandatangani MoU dengan tiga universitas terkemuka, yakni UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, UIN Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu, dan UIN Sumatera Utara (UINSU) Medan.

Pada bulan lalu, Jurusan PAI menandatangani perjanjian kerjasama dengan UIN Suska Riau dan UINFAS Bengkulu. Melanjutkan langkah tersebut, pada bulan Juni ini, PAI kembali menandatangani perjanjian kerjasama dengan UINSU Medan. Acara penandatanganan dengan UINSU Medan dilaksanakan pada hari Jum’at, 7 Juni 2024, di gedung N, lantai 1 kampus utama UIN SSC.

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) ini diwakili oleh Ketua Jurusan PAI, Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., dan pihak UINSU Medan diwakili oleh Dr. Neliwati, M.Pd., seorang dosen PAI FITK/Pascasarjana UINSU. Dalam kunjungannya ke UIN SSC, Dr. Neliwati ditemani oleh Dr. Junaidi Arsyad, MA., Sekretaris Program S3 Pendidikan Islam Pascasarjana UINSU; Muhammad Hayyan Damanik, M.Pd., Dosen PGMI UINSU; dan Abdullah Fikri Sholehuddin, Mahasiswa S2 MPI FITK UINSU.

Dalam sambutannya, Siti Maryam Munjiat mengungkapkan pentingnya program MBKM dalam memberikan peluang bagi mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman mereka. “Program MBKM memberikan banyak peluang, terutama dalam memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk memperoleh materi perkuliahan di luar kampus mereka. Ini memperkaya pengetahuan mereka dari sumber ilmu dan dosen yang berbeda. Program magang bersertifikat juga memberikan rekognisi dari setiap kegiatan yang telah mereka laksanakan di luar kampus. Namun, ada tantangan yang harus diantisipasi, seperti kejelasan CPL dari setiap Mata Kuliah yang ditawarkan dan kejelasan sistem administrasi terkait penilaian dan monitoring peserta program MBKM,” jelas Siti Maryam.

Kesepakatan ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak dalam mendukung keberlanjutan program MBKM yang dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan mahasiswa di lapangan. Mereka juga berupaya menganalisis peluang dan tantangan yang muncul saat mengimplementasikan program tersebut.

Proses penandatanganan PKS ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan ‘tour campus’. Para tamu diajak untuk mengenal lebih jauh tentang fasilitas dan lingkungan UIN SSC, termasuk berkunjung ke Gedung Siber, kantor PJJ PAI, dan kantor LPM UIN Syekh Nurjati. Tur ini dipandu oleh Ibu Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I.

Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat implementasi program MBKM dan memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka di berbagai bidang.

.