IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gandeng Bappenas untuk Pengembangan Kampus II

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon berupaya mendorong pengembangan kampus. Hal itu mengingat besarnya minat masyarakat terhadap Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTKIN). Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumanta M.Ag mengatakan, pengembangan terus dilakukan. Bahkan baru selesai dibangun penambahan ruang kelas mahasiswa, yakni Gedung Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam serta geduang Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah yang keduanya di dapatkan melalui bantuan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dari Kementrian Agama. “Mahasiswa kita 10 ribu lebih. Tahun ini menerima 3.320 mahasiswa baru. Artinya animo masyarakat besar.”

Paparan Sumanta disampaikan di Focus Group Discussion (FGD) Pertemuan Tripartit koordinasi dan konsultasi pengembangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Hotel Grand Tryas (22/11/18). Rencana pengembangan kampus IAIN telah mendapatkan progres yang baik. Salah satunya adalah hibah tanah dari Pemerintah Kabupaten Indramayu seluas 18 hektare. Di lahan itu, dicanangkan pengembangan Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) atau Kampus II IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Tanah yang telah dihibahkan tersebut berada di Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi. “Ini membuat kita semakin percaya diri.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Iptek dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Amich Alhumami, MA, ME.d, Ph.D mendukung rencana pengembangan kampus. Hal itu dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Indramayu yang selama ini tertinggal. Terlebih, lahan yang telah disiapkan berada di perbatasan tiga kabupaten Indramayu yakni, Subang, Majalengka dan Sumedang. Bappenas dan Kementerian Agama merancang program pengembangan perguruan tinggi Islam. Agar berkembang maju dan menjadi alternatif di tengah perguruan tinggi umum lainya. Dan salah satunya dengan SBSN yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan kualitas pembelajaran. Namun begitu, ia mengingatkan kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk segera menyusun rencana induk pengembangan kampus. Karena menurutnya pengembangan kampus tidak hanya soal pembuatan gedung baru.

Focus Group Discussion (FGD) Pertemuan Tripartit koordinasi dan konsultasi pengembangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Hotel Grand Tryas (22/11/18).

 

Bagikan ini: