Sejarah IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi Pamantik dalam melakukan pembelajaran di kampus

Ratusan mahasiswa Pascasarjana baik S2 maupun S3 tengah mengikuti kegiatan Orientasi Akademik Mahasiswa Baru di lantai 3 gedung Auditorium Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sabtu, (27/8/2022).

Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Dedi Djubaedi MA saat diwawancarai mengatakan, di PBAK 2022 ini semangat transformasi terlihat sangat membara di kampus IAIN Cirebon, baik di S1, S2 maupun di S3, hal itu dapat dilihat dari pancaran aura akademiknya, dan ini bisa menjadi semangat dalam menuntut ilmu.

Menurut Dedi Djubaedi, khusus di Pascasarjana di tahun ajaran baru bagi mahasiswa baru ini, ada sedikit yang berbeda, di mana mahasiswanya ada yang dari luar negeri yakni dari negara Yaman.

Bukan hanya itu, unik lainnya adalah di mahasiswa S2 nya ada guru besar yakni seorang profesor. Tujuannya ingin menuntut atau menyempurnakan untuk Prodi Ekonomi Syariah.

Dedi Djubaedi juga menjelaskan, dari keseluruhan kegiatan yang dirangkai pada hari ini, diharapkan mahasiswa memiliki starting point yang bagus, berupa niat dan tekad yang Istiqomah, dengan harapan bisa menyelesaikan studinya lebih cepat, agar apa yang dia capai dalam nilai nilainya yang bagus bisa cumlaud, dan cumlaud itu hanya boleh diberikan kepada mahasiswa yang tepat waktu, kalau yang lewat waktunya tidak bisa.

“Pada kegiatan ini, mereka juga akan mendapatkan arahan dari pak rektor, berupa kebijakan-kebijakannya dalam transformasi baik ke universitas maupun ke BLU, agar mereka lebih mengetahui dan lebih semangat lagi,” katanya.

Kemudian arahan juga diberikan oleh para Warek, dosen dan Kaprodinya dan ini tentunya sebagai pengenalan, dan dengan pengenalan ini diharapkan mereka cinta terhadap almamater.

Dedi Djubaedi juga yakin jika calon mahasiswa Pascasarjana berjumlah 143 orang ini menjadi jumlah yang sangat baik pasca pandemi, dan ini bisa menjadi driving factor.

Demikian juga dengan semangatnya yang begitu menggelora, ini tentu menjadi penyemangat yang bukan saja untuk perorangan tetapi juga untuk institusi.

Kondisi seperti ini, kata Dedi, bisa menjadi bukti bahwa untuk Universitas nanti, kampus kita bisa menjadi rujukan yang bukan saja tingkat nasional tetapi juga bisa tingkat internasional.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutan pembukaannya berharap, agar mahasiswa Pascasarjana semakin berkualitas.

Kemudian mahasiswanya juga bisa berkolaborasi dengan program program lembaga sehingga bisa memberikan konstribusi terhadap perkembangan kampus.

“Tadi juga saya memberikan profil dan sejarah tentang Syekh Nurjati yang harus menjadi pemantik dalam melakukan pembelajaran di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mahasiswa S2 dan S3 harus memahami visi misi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan itu ada dua visi, yang pertama visi keilmuan dan kedua adalah visi keislaman,” tandasnya.

 

Bagikan ini: